Kioxia sedang mengembangkan prototipe kartu memori microSDXC 2TB

Halo teman akrab TanyaTekno, ketemu kembali kita di artikel ini. Di artikel ini saya dapat membicarakan Kioxia sedang mengembangkan prototipe kartu memori microSDXC 2TB

Sesuatu yang kecil: Spesialis memori Jepang Kioxia baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan prototipe untuk kartu memori micro SDXC (Secure Digital Capacity) 2 terabyte (TB). Kioxia menggunakan memori flash BiCS 3D dan pengontrol memori internal khusus untuk menampilkan fungsi dasar pada kepadatan standar maksimum. Secara khusus, Kioxia telah menumpuk 16 blok memori flash 3D 1 TB dengan ketebalan total 0,8 mm.

Dengan permintaan pencatatan data dari smartphone, konsol game genggam, dan kamera aksi yang terus berkembang, kebutuhan akan penyimpanan berkapasitas sangat tinggi tidak pernah sebesar ini. Penyimpanan cloud dan layanan streaming langsung membantu dalam kasus tertentu tetapi untuk perangkat yang menghasilkan data, penyimpanan lokal masih yang terbaik.

Spesifikasi SDXC untuk SDA Association (SDA) telah mendukung kartu hingga 2TB selama lebih dari satu dekade, tetapi sejauh ini, belum ada yang berhasil membuatnya. SDA adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2000 oleh SanDisk, Toshiba, dan Panasonic untuk menetapkan standar global untuk kartu memori. Hingga saat ini, organisasi tersebut mencantumkan lebih dari 750 perusahaan anggota di situs webnya.

Kioxia adalah nama yang relatif baru di industri memori. Toshiba mengadopsi merek tersebut pada akhir 2019. Nama tersebut disebut kee-ox-ee-uh, yang merupakan nama yang mengacu pada aksi Jepang kioku yang berarti “memori” dan kata Yunani axia yang berarti “nilai”.

Hanya beberapa hari yang lalu, Kioxia mengatakan bahwa mereka mengurangi permulaan chip sekitar 30 persen di pabrik memori flash Yokkaichi dan Kitakami. Perusahaan mengatakan langkah itu akan membantunya mengelola produksi dan penjualan dengan lebih baik, dan akan terus meninjau dan menyesuaikan operasi seperlunya.

Bulan lalu, analis TrendForce mengatakan kelebihan persediaan memaksa produsen untuk memotong harga untuk produk yang ada. Pada kuartal keempat, kita bisa melihat harga chip flash NAND turun 20 persen lagi, yang merupakan kabar baik bagi mereka yang berada di pasar untuk solusi penyimpanan murah. Pasar pada akhirnya akan mengoreksi dirinya sendiri tetapi siapa yang tahu kapan itu akan terjadi.

Produksi massal kartu memori microSDXC Kioxia 2TB dijadwalkan akan dimulai sekitar tahun 2023. Belum ada informasi mengenai target harga atau ketersediaan yang lebih spesifik.

Kredit gambar: Memori Samsung

Demikianlah uraianmengenai Kioxia sedang mengembangkan prototipe kartu memori microSDXC 2TB

. Jangan Lupa untuk
share artikel ini ya sobat.